h1

Keterampilan Menulis

Pembelajaran Keterampilan Menulis Teks Berita menggunakan Media Gambar pada Siswa kelas VIII SMP Dharma Wanita 04 Ngantang Malang”.
*Indah Yati*

BAB I
PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang
Manusia sebagai makhluk sosial selalu membutuhkan bahasa untuk mengadakan interaksi dengan manusia lainnya, baik untuk menyampaikan informasi ataupun memperoleh informasi dari individu lain. Tanpa bahasa mustahil manusia akan dapat berinteraksi dengan lancar sesuai dengan apa yang diharapkan. Untuk menyampaikan maksud dan tujuannya manusia bisa menggunakan bahasa lisan dan bahasa tulis.
Hal ini dikemukakan oleh Keraf (1988:4) bahwa sebagai alat komunikasi bahasa merupakan saluran perumusan maksud kita, melahirkan perasaan kita dan memungkinkan kita menciptakan kerjasama dengan warga. Bahasa juga mengatur berbagai macam aktivitas kemasyarakatan dan mengarahkan kita. Bahasa memungkinkan manusia menganalisis masa lampaunya untuk memetik hasil- hasil yang berguna bagi masa kini dan masa yang akan datang.
Dari uraian di atas jelaslah bahwa keberadaan bahasa tidak dapat dipisahkan dari manusia. Begitu pula sebaliknya bahasa tidak akan berguna sepenuhnya bila tidak digunakan manusia dalam berkomunikasi. Dalam bahasa terdapat empat keterampilan bahasa yaitu keterampilan menyimak, keterampilan berbicara, keterampilan membaca dan keterampilan menulis. Keempat keterampilan ini tidak dapat dipisah dari kegiatan manusia dalam kehidupannya sehari-hari karena itu, bahasa memungkinkan kita untuk melakukan semua aktifitas dengan lancar. Hal ini dikemukakan oleh Samsuri (1982:4) bahwa bahasa tidak dapat dipisahkan dari manusia. Mulai saat bangun pagi sampai jauh malam ia beristirahat, manusia tidak lepasnya memakai bahasa.
Berdasarkan uraian di atas, jelaslah bahwa keberadaan bahasa tidak dapat dipisahkan dari manusia. Hal ini berlaku untuk kedua jenis bahasa, baik bahasa lisan ataupun bahasa tulis yang juga mencakup pada keempat aspek keterampilan berbahasa. Pada hakikatnya fungsi bahasa lisan maupun tulis adalah sama yaitu sebagai alat komunikasi. Yang membedakan keduanya adalah dari segi penyampaiannya. Bahasa lisan disampaikan melalui tuturan yang berupa ujaran atau bunyi, Sedangkan bahasa tulis dilakukan dengan melambangkan bunyi ujaran ke dalam tulisan. Setiap lambang yang digunakan mempunyai arti dan dari proses pemakaian lambang itulah dihasilkan proses komunikasi. Proses pemakaian lambang tulis untuk menyampaikan maksud kita disebut dengan kegiatan menulis.
Menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang dipakai untuk berkomunikasi secara tidak langsung. Dalam menulis dibutuhkan keterampilan dalam menggunakan kaidah- kaidah dan tata cara menulis yang baik sehingga apa yang kita maksudkan dalam tulisan dapat dimengerti oleh pembaca dengan baik. Juga dibutuhkan keterampilan untuk memilih dan menyusun kata serta kalimat agar tidak terjadi kerancuan. Untuk melakukan kegiatan menulis juga diperlukan kesiapan, karena pada umumnya kegiatan menulis dilakukan setelah ketiga aspek keterampilan bahasa dikuasai. Kalimat yang jelas dalam percakapan, tidak selamanya jelas dan terang bila dituliskan (poerwadarminta,1981:23). Oleh karena itu dalam menulis hendaknya mempunyai persiapan yang baik.
Jenis keterampilan menulis merupakan salah satu keterampilan yang kurang mendapat minat dari peserta didik. Sebagian besar siswa akan merasa bahwa dirinya tidak akan bisa mengarang atau menulis. Hal ini mungkin disebabkan oleh kurangnya minat dari siswa ataupun kurangnya motivasi yang diberikan oleh guru. Sehingga siswa menganggap bahwa pelajaran mengarang adalah suatu pelajaran yang sulit serta membosankan. Dalam proses pengajaran, menulis merupakan suatu proses yang kompleks yang merupakan keterampilan berbahasa yang meminta perhatian paling akhir disekolah hal ini dikemukakan oleh Ahmadi (1990:28).
Pada dasarnya pembelajaran bahasa adalah melatih peserta didik untuk menggunakan semua aspek keterampilan berbahasa secara nyata. Begitu juga dengan menulis, peserta didik hendaknya dibimbing untuk melakukan kegiatan menulis secara nyata. Pembelajaran menulis tidak hanya diarahkan pada kaidah yang harus dipenuhi antara lain pemilihan topik, membuat kerangka karangan, mengembangkan kerangka karangan menjadi paragrap yang runtut dan berkesinambungan, juga merevisi tulisan dengan memperhatikan ejaan yang benar, sehingga akan menghasilkan tulisan dalam bentuk akhir yang sesuai dengan tahapan dan kaidah dalam menulis. Selain itu pembelajaran menulis hendaknya juga harus didukung oleh media yang dapat menarik perhatian serta membangun motivasi belajar siswa.
Pada era globalisasi seperti sekarang ini berita merupakan suatu kebutuhan primer bagi masyarakat karena dengan berita mereka akan mendapat informasi secara jelas dan cepat sesuai dengan kebutuhan. Dengan membaca ataupun mendengar berita orang akan mengetahui hal-hal yang penting, unik, aktual, dan menarik dari berbagai wilayah tanpa harus mendatangi tempat itu. Dengan membaca atau mendengar orang tidak akan ketinggalan informasi serta perkembangan yang terjadi dilingkungannya oleh karena itu berita sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia.
Menulis berita juga telah menjadi salah satu materi yang tercantum dalam kurikulum SMP, yang telah dijabarkan dalam standar kompetensi, kompetensi dasar juga indikator. Itu artinya materi pembelajaran menulis berita merupakan materi yang harus diajarkan pada siswa. Standar kompetensi menulis kelas VIII adalah mengungkapkan informasi dalam bentuk rangkuman, teks berita, slogan/poster. Standar kompetensi tersebut dikhususkan lagi dalam kompetensi dasar dalam bentuk menulis teks berita secara singkat, padat, dan jelas serta dijabarkan dalam indikator. Dengan indikator yang harus dicapai antara lain: menentukan topik berita, menyusun pokok-pokok berita, menulis pokok-pokok berita menjadi suatu teks berita dengan ejaan yang benar, serta menyunting hasil tulisan berita.
Berdasarkan permasalahan di atas maka peneliti ingin mencoba menumbuhkan minat siswa dalam menulis teks berita menggunakan media gambar. Dengan harapan siswa akan lebih termotivasi untuk membuat karangan sesuai dengan gambar yang diperlihatkan. Karena dengan adanya gambar siswa diharapkan mampu mengembangkan daya imajinasinya, sehingga dalam membuat tulisan akan lebih mudah sesuai dengan fungsi dari media gambar yang dapat menstimulus imajinasi anak. Jadi berdasarkan permasalahan di atas judul yang kami tetapkan untuk penelitian ini adalah” Pembelajaran Keterampilan Menulis Teks Berita menggunakan Media Gambar pada Siswa kelas VIII SMP Dharma Wanita 04 Ngantang Malang”.

1.2 Masalah Penelitian

1.2.1Masalah Umum
Bagaimanakah kemampuan menulis teks berita menggunakan media gambar pada siswa kelas 2 SMP Dharma Wanita 04 Ngantang?

1.2.2 Masalah Pokok
1.Bagaimanakah kemampuan menulis teks berita mengunakan media gambar dalam tahap perencanaan tulisan pada siswa kelas VIII SMP Dharma Wanita 04 Ngantang?
2.Bagaimanakah kemampuan menulis teks berita menggunakan media gambar dalam tahap penulisan pada siswa kelas VIII SMP Dharma Wanita 04 Ngantang?
3.Bagaimanakah kemampuan menulis teks berita menggunakan media gambar dalam tahap penyempurnaan tulisan pada siswa kelas VIII SMP Dharma Wanita 04 Ngantang?

1.3 Tujuan Penelitian

1.3.1 Tujuan Umum
Memperoleh deskripsi objektif tentang kemampuan menulis teks berita menggunakan media gambar pada siswa kelas VIII SMP Dharma Wanita 04 Ngantang.
1.3.1Tujuan Khusus
1.Memperoleh deskripsi objektif tentang kemampuan menulis teks berita dalam tahap perencanaan tulisan menggunakan media gambar pada siswa kelas VIII SMP Dharma Wanita 04 Ngantang.
2.Memperoleh deskripsi objektif tentang kemampuan menulis teks berita dalam tahap penulisan menggunakan media gambar pada siswa kelas VIII SMP Dharma Wanita 04 Ngantang.
3.Memperoleh deskripsi objektif tentang kemampuan menulis teks berita dalam tahap penyempurnaan tulisan menggunakan media gambar pada siswa kelas VIII SMP Dharma Wanita 04 Ngantang

1.4Manfaat Penelitian
1.4.1Manfaat Teoritis
Hasil penelitian ini mendukung teori Asnawir dkk, (2002:11) bahwa Media merupakan sesuatu yang bersifat menyalurkan pesan dan dapat merangsang pikiran, perasaan, dan kemauan audien/siswa sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar pada dirinya. Penggunaan media secara kreatif akan memungkinkan siswa untuk belajar lebih baik dan dapat meningkatkan performan mereka sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.

1.4.2Manfaat Praktis
1Bagi peneliti adalah sebagai sumber penelitian dan pengetahuan.
2.Bagi siswa adalah sebagai pengalaman pembelajaran serta melatih keterampilan menulis guna meningkatkan kemampuan dalam membuat suatu teks berita.
3. Bagi guru mata pelajaran adalah sebagai masukan atau pendapat yang dapat berguna untuk proses mengajar keterampilan menulis.
4. Bagi sekolah adalah untuk lebih menaruh perhatian pada kegiatan menulis guna memperkaya hasil karya siswa pada mading sekolah.
1.5 Definisi Operasional
Definisi operasional disini merupakan istilah- istilah teknis dalam judul dan sub fokus yang perlu dijelaskan agar tidak terjadi kesalahpahaman antara peneliti dan pembaca. Istilah- istilah tersebut antara lain:
1.Pembelajaran adalah kegiatan yang diarahkan kepada proses memperoleh keterampilan, kecakapan, dan mengarahkan peserta didik agar menjadi lebih baik
2.Keterampilan menulis adalah suatu keahlian yang dimiliki seseorang.
3.Teks berita adalah serangkai kata dan kalimat yang disusun secermat mungkin oleh penulis yang berisi informasi mengenai sesuatu yang sifatnya aktual dan dapat menarik perhatian pembaca atau pendengar peserta didik.
4.Media adalah alat yang digunakan sebagai bantuan dalam menulis teks berita.
5.Gambar adalah suatu sketsa yang dapat digunakan untuk merangsang imajinasi
6.peserta didik.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: