1 Hakikat Keindahan

Secara kebahasaan, keindahan berasal dari bentukan kata (indah) dan konfik (ke-an). Dari bentukan kata ini dapat kita tafsirkan bahwa kata ‘indah’ merupakan kelompok kata adjektiva (sifat) selalu terikat dengan kata-kata yang lain, baik dengan kelompok kata nomina (benda) ataupun dengan kata-kata verba (kerja). Kata indah ‘memiliki ‘ makna gramatikal cantik dan elok, sedangkan keindahan memiliki arti proses mempercantik atau memperelok. Dalam konteks sastra ‘keindahan’ berarti memperindah kata-kata yang tertuang dalam teks sastra.
Kata ‘keindahan’ itu sendiri sebenarnya sudah ada semenjak jagad raya itu tercipta. Namun karena pengatahuan yang terbatas, manusia tidak mampu menamai segala keindahan yang ditampakkan alam. Selain itu, kita tidak mampunyai padanan kata yang cocok untuk mewakili konsep keindahan alam semesta selain dari kata ‘indah’ itu sendiri. Manusia dan kemajuan cara berpikirnya hanya dapat mengasumsikan kata-kata ‘indah’ berdasarkan penilaian subjektif-visualnya saja tanpa mau memperhatikan lebih dalam keindahan hakiki dari alam semesta, sehingga kata ‘indah’ itu hanya berupa varian kata. Bagi orang Inggris keindahan itu memiliki dua istilah, 1) beautiful yang mengacu pada keindahan fisik, dan 2) beuty yang mengacu pada keindahan batin/dalam. Lain halnya orang Inggris, orang Perancis menyebut keindahan itu dengan istilah beau, orang Itali menyebutnya dengan istilah bello, sedangkan orang Latin menyebutnya dengan istilah bellum yang semuanya itu merujuk pada satu kata yakni keindahan.
File PDF klik 1 Hakikat Estetika

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: