2. Estetika dan Interdisipliner

Estetika atau lazim dikenal dengan istilah ‘keindahan’ tidak hanya tampak melalui indra penglihatan (visual) atau pendengaran (audio) saja, malainkan juga tanpak melalui perasaan (sense). Bentuk keindahan yang pertama dapat dirasakan dengan alat penglihatan, wujudnya dapat berupa keindahan manusia, keindahan pemandangan alam sekitar, sedangkan yang dapat didengar berupa keindahan irama musik, keindahan kicau burung, dll. Keindahan yang dirasakan melalui indra itu dapat menjadi keindahan perasaan kalau segala sesuatu yang dirasakan dari keindahan itu diinternalisasi ke dalam diri, sehingga akan muncul kesadaran diri untuk memberikan respon terhadap keindahan tersebut. Respon itu berupa kesadaran bahwa pemandangan alam yang terlihat, keindahan manusia dll terbentuk dengan keselarasan dan keseimbangan.
Setiap waktu fenomena-fenomena keindahan selalu ada, fenomena itu seperti membawa pesan bahwa keindahan itu telah diperuntukkan semuanya bagi semua makhluk tidak terkecuali manusia. Disenaja ataupun tidak, keindahan-keindahan yang menampakkan diri datang melalui indra penglihatan bersama aspek-aspek keindahan lainnya. Aspek itu sebenarnya merupakan unsur perpaduan dari keindahan, karena keindahan itu hadirnya bersamaan perasaan ekstasi (berada di luar diri/luar biasa) maka bagian-bagian itu tidak terlihat. Aspek yang menjadi keutuhan dari keindahan itu antara lain: (1) Kesatuan (unity), (2) keselarasan (harmony), (3) keseimbangan, (balance), dan (4) perlawanan (contras)yang keempat hal tersebut merupkan tolok ukur estetika pada bentuk, jenis, dan sifat suatu benda atau yang lain.
Herbert Read dalam The Meaning of Art merumuskan keindahan sebagai kesatuan bentuk yang terdapat di antara pencerapan-pencerapan indera kita. Kesatuan bentuk yang dimaksud merupakan benda atau segala sesuatu yang mempunyai ‘nilai’ estetik yang unsur-unsur estetikanya tidak dapat dipisahkan atau dengan kata lain unsur-unsur keindahan yang terdapat di dalamnya keindahan yang satu mendukung keindahan yang saling mendukung. Keberadaan unsur-unsur estetika yang saling keterkaitan ini apabila ditinjau dari kacamata disiplin ilmu mempunyai keterkaitan dengan ilmu filsafat, seni, ataupun dengan ilmu yang lain.
Selengkapnya klik, word 2 Estetika Interdisipliner Ilmu, power point 3 Teori estetika.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: